Monthly Archives: October 2015

Technopreneurship, Apa Itu?

Mungkin telinga kita sudah tak asing lagi dengan kata Entrepreneurship. Entrepreneurship adalah kemampuan dan kemauan nyata seorang individu, yang berasal dari diri mereka sendiri, dalam tim di dalam maupun luar organisasi yang ada, untuk menemukan dan menciptakan peluang ekonomi baru. Secara singkat, istilah lainnya adalah kewirausahaan.

TECHNOPRENEUR

Akhir-akhir ini, terdengar istilah baru di dunia kewirausahaan yakni Technopreneurship. Apa itu technopreneurship? Ditinjau dari namanya, Technopreneurship adalah gabungan dari kata technology dan entrepreneurship. Oleh karena itu, bisa dibilang secara kasar arti dari technopreneurship adalah kewirausahaan yang ditunjang dengan kemampuan teknologi. Pada perkembangan jaman yang pesat seperti sekarang ini, setiap perusahaan berlomba-lomba untuk mempercanggih teknologi yang digunakannya. Hampir setiap tahun muncul teknologi baru yang semakin baik performanya. Apabila sebuah perusahaan teknologinya tertinggal, besar kemungkinan pelangganpun akan beralih ke perusahaan lain sehingga tingkat penjualan menurun. Strategi dan inovasi juga sangat dibutuhkan dalam technopreneurship.

Teknologi yang dimaksud di sini merujuk pada penerapan praktis ilmu pengetahuan ke dunia industri atau sebagai kerangka pengetahuan yang digunakan untuk menciptakan alat-alat, untuk mengembangkan keahlian, dan mengekstraksi materi guna memecahkan persoalan yang ada. Jenis usaha dalam bidang technopreneurship tidak dibatasi hanya usaha dalam bidang IT, namum juga usaha lain seperti mebel, restoran, kerajinan tangan, dan lain-lain. Penerapan teknologi yang sering digunakan adalah dalam bidang pemasaran seperti dalam perdagangan online, sebagai media untuk beriklan, atau pemanfaatan perangkat lunak tertentu. Seperti disebutkan di atas, teknologi juga tak hanya sebatas penggunaan hi-tech, tetapi juga berupa aplikasi pengetahuan pada kerja orang (human work). Dengan begitu, akuntansi, ekonomi order quantity, pemasaran secara lisan, dan mentoring yang dirumuskan dengan baik pada dasarnya juga termasuk teknologi.

Untuk memulai sebuah bisnis technopreneurship, pada mulanya tentu kita  harus memiliki sikap seorang entrepreneur. Sikap-sikap entrepreneur tersebut antara lain:

Optimis

Menjadi seorang entrepreneur tentu tidak mudah. Untuk menjadi sebuah perusahaan yang besar dan beromzet tinggi, tentu kita dihadapkan dengan beerbagai macam jatuh bangun. Apabila kita tidak memiliki sikap optimis, maka bisa saja perusahaan akan berhenti di tengah jalan karena kita sudah menyerah dengan banyaknya jatuh, dan merasa perusahaannya tidak punya masa depan. Padahal, posisi jatuh adalah hal yang biasa dan jika kita bisa melewatinya, pasti sesuatu yang besar menunggu di depan.

Terbuka dengan ide-ide baru

Jika ada orang lain yang memberikan masukan atau saran terhadap usaha kita, maka ada baiknya dengarkan dan terapkan, selama saran tersebut memang baik untuk usaha kita. Jangan sampai berpikiran bahwa usaha kita adalah murni dari pemikiran dan keringat kita sendiri. Terkadang, orang lain justru lebih mudah melihat peluang serta kelemahan dari usaha kita.

Disiplin

Sikap disiplin penting bagi seorang entrepreneur, kita harus fokus serta menaati komitmen yang telah kita buat.

Tanggung jawab

Jangan sekalipun lalai dan meninggalkan bisnis kita. Jika kita memang melakukan sebuah kesalahan, maka bertanggung jawablah dan jangan malah kabur.

Mau belajar

Seiring berjalannya waktu, ilmu pengetahuan pun makin berkembang dan teknologi semakin canggih. Oleh karena itu, kita harus terus belajar supaya tidak ketinggalan jaman. Belajar tidak harus dari lembaga formal, bisa juga belajar lewat buku, internet, mentoring, atau bahkan dari observasi lingkungan sekitar kita.

Akan tetapi, bagaimanapun sibuknya kita menjalankan usaha kita, jangan pernah lupa untuk merefresh otak kita dengan melakukan kegiatan yang menyenangkan. Apabila otak kita fresh, maka semakin banyak ide yang bisa muncul dan berkembang.

Mari secepatnya kita memulai bisnis technopreneurship kita. Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Semakin cepat memulai, semakin cepat sukses. Semangat dan sukses selalu para pengusaha muda Indonesia!

Advertisements